2.4 Tanda – Tanda Vital

          Tanda – tanda vital merupakan cara yang cepat dan efisien dalam memantau kondisi klien atau mengidentifikasi masalah dan mengevaluasi respons terhadap intervensi yang diberikan. Penggunaan tanda – tanda vital memberikan data dasar untuk mengetahui respons terhadap stress fisiologi/psikologi, respons terapi medis dan keperawatan. Hal ini sangatlah penting sehingga disebut tanda – tanda vital.

            Waktu untuk mengukur tanda – tanda vital:

  1. Saat klien pertama kali masuk ke fasilitas
  2. Saat memeriksa klien pada kunjungan rumah
  3. Di rumah sakit/fasilitas kesehatan dengan jadwal rutin sesuai program
  4. Sebelum dan sesudah prosedur bedah atau diagnostic invasif
  5. Sebelum, saat, dan setelah transfuse darah
  6. Saat keadaan umum klien berubah
  7. Sebelum, saat, dan sesudah pemberian obat.
  8. Sebelum dan sesudah intervensi keperawatan yang mempengaruhi tanda – tanda vital
  9. Saat klien mendapat gejala fisik yang non spesifik
  10. Menggigil adalah respon tubuh terhadap perbedaan suhu dalam tubuh.
  1. Jenis Tanda – tanda vital

  2. Tekanan Darah

        Tekanan darah adalah tekanan yang ditimbulkan pada dinding arteri. Darah mengalir karena adanya perubahan tekanan, dimana terjadi perpindahan dari area bertekanan tinggi ke area bertekanan rendah. Tekanan puncak terjadi saat ventrikel berkonstraksi dan disebut tekanan sistolik. Tekanan darah sistemik atau arterial merupakan indicator yang paling baik untuk kesehatan kardiovaskuler. Tekanan diastolic adalah tekanan terendah yang terjadi saat jantung beristirahat. Tekanan darah biasanya digambarkan sebagai rasio tekanan sistolik terhadap tekanan diastolic, dengan nilai dewasa normalnya berkisar dari 100/60 – 140/90. Rata – rata tekanan darah normal biasanya 120/80.

          Menurut Hayens (2003) tekanan darah timbul ketika bersikulasi di , pembuluh darah berperan penting dalam proses ini di mana jantung sebagai pompa muscular yang menyuplai  tekanan untuk menggerakkan darah dan pembuluh darah yang memiliki dinding yang elastic dan ketahanan yang  kuat. Tekanan darah di ukur dalam satuan millimeter air raksa (mmHg). Untuk mengukur tekanan darah maka perlu dilakukan pengukuran darah secara rutin.

  • Pemeriksaan tekanan darah

          Alat yang digunakan tensi meter, stetoskop,dan buku catatan.

Sumber :

https://littlehorribles.com/