Puasa Dapat Menyembuhkan Berbagai Penyakit

Kesehatan merupakan nikmat yang tidak dapat dinilai dengan harta benda. Untuk menjaga kesehatan, tubuh perlu diberikan kesempatan untuk istirahat. Puasa, yang mensyaratkan pelakunya untuk tidak makan, minum, dan melakukan perbuatan-perbuatan lain yang membatalkan puasa dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani pelakunya.

Puasa dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit yang timbul karena pola makan yang berlebihan. Makanan yang berlebihan gizi belum tentu baik untuk kesehatan seseorang. Kelebihan gizi atau overnutrisi mengakibatkan kegemukan yang dapat menimbulkan penyakit degeneratif seperti kolesterol dan trigliserida tinggi, jantung koroner, kencing manis (diabetes mellitus), dan lain-lain.

FISIOLOGIS PUASA

Selama hari-hari pertama puasa, tubuh membakar simpanan gula yang disebut glikogen. Setelah itu, tubuh mulai membakar lemak untuk bahan bakar, sementara otak terus memerlukan gula darah. Di hari selanjutnya, sejumlah jaringan otot dipecah menjadi asam amino yang kemudian diubah oleh hati menjadi glukosa untuk makanan otak.

Setelah itu masuk kondisi yang disebut ketosis, ketika hati mengubah simpanan lemak menjadi zat kimia keton, yang dapat digunakan oleh otak, jantung, dan otot sebagai energi. Selama periode ini, mungkin berat badan berkurang sekitar 1 kg karena pembakaran lemak meningkat, racun-racun dari tumpukan lemak yang dilepaskan ke aliran darah dimetabolisme oleh hati dan ginjal.

Umumnya, sepanjang periode inilah, ketika tubuh sudah beradaptasi dan tidak lagi kelaparan, terjadi peningkatan energi dan kesadaran rasa yang meningkat pula. Peningkatan ini juga mencakup pikiran dan jiwa yang semakin cerah. (Kompas Female.htm/2010)

PUASA : TRILOGY NUTRISI

Menurut  Elson M. Haas M.D. Direktur Medical Centre of Marin (sejak 1984)  .Dalam   puasa   (cleasing   dan   detoksifikasi)   merupakan   bagian   dari   TRILOGY   NUTRISI, balancing,  building (toning).  Elson  percaya  bahwa   puasa   adalah  bagian  yang  hilang “missing  link” dalam diet  di  dunia barat.  Kebanyakan orang di  barat  over eating atau terlalu banyak makan, makan dengan protein yang berlebihan, lemak yang berlebihan pula.

Sehingga ia menyarankan agar orang lain mulai mengatur makanannya agar lebih seimbang dan mulai berpuasa, karena puasa bermanfaat sebagai:  purifikasi, peremajaan, istirahat pada organ pencernaan, anti aging, mengurangi alergi, mengurangi berat badan, detoksikasi, relaxasi mental dan emosi, perubahan kebiasaan dari kebiasaan makan yang buruk menjadi   lebih seimbang dan lebih  terkontrol,  meningkatkan  imunitas  tubuh.  dan lebih baik  lagi  bila dalam pengawasan dokter.  Puasa dapat  mengobati  penyakit  seperti:

–    Influeza

–    Bronkitis

–    Diare

–    Konstipasi

–    Alergi  makanan

–    Astma

–    Aterosklerosis

–    Penyakit jantung koroner

–    Hipertensi

–    Obesitas

–    Kanker

–    Epilepsi

–    Sakit  pada punggung

–    Sakit   mental

–    Angina   pectoris   (nyeri   dada   karena   jantung),

–    Panas   dan   insomnia.

–    Diabetes, dll.

sumber: https://obatwasirambeien.id/seluruh-indonesia-terkoneksi-internet-cepat-sebelum-2024/