Perpetual Inventory System

    Home/Pendidikan / Perpetual Inventory System
Perpetual Inventory System

Perpetual Inventory System

Posted in Pendidikan gjlkc 0

Perpetual Inventory System

Perpetual Inventory System

Perpetual Inventory System

Akuntansi manual dan buku-buku akuntansi lebih banyak menggunakan Phisical Inventory System sedangkan aplikasi komputer akuntansi adalah alat bantu dalam menangani masalah akuntansi perusahaan yang menjanjikan kemudahan dan kecepatan dalam menyajikan informasi akuntansi.  Hal itu  dapat terpenuhi dengan pemilihan method Akuntansi yang mendukung penampilan informasi setiap waktu secara up to date. Methode itu adalah  Metode Perpetual Inventory System

Methode Perpetual Inventory System memberikan informasi secara up-to-date sehingga pengawasan persediaan dapat dilakukan  melalui pembukuan dengan lebih baik.  Dengan methode perpetual, informasi mengenai jumlah dan harga Pokok persediaan tersedia setiap saat, sehingga dapat divisual setiap dikehendaki.  Untuk mendapatkan informasi tersebut tidak perlu melakukan perhitungan phisik terlebih dahulu seperti yang dilakukan dalam method physical Inventory System. Dalam metode Perpetual, perhitungan phisik hanya diperlukan untuk memeriksa kecocokan untuk mejamin kebenaran catatan transaksi dan dilakukan pada waktu yang tidak ditentukan. Perhitungan Phisik dapat dilakukan kapan saja bila diduga/diperkirakan ada penyimpangan pada persediaan tertentu, sedangkan pada methode Phisical Inventory perhitungan biasanya dilakukan pada akhir periode Akuntansi untuk keperluan menyusun laporan keuangan.

Permasalahan dalam perpetual inventory system sbb:

  1. Persediaan awal, yaitu nilai yuang dicantumkan pada sisi debet rekening persediaan.  Nilai ini dapat diperoleh secara mudah dengan memindahkan saldo akhir periode akuntansi yang lalu ke saldo awal periode sekarang. Untuk perusahaan baru saldo awal adalah Nol. Hal ini dilakukan oleh aplikasi secara automatis.
  2. Pembelian/Penerimaan barang akan langsung ditambahkan pada rekening persediaan sebesar harga pokoknya. Dalam metode perpetual tidak menggunakan rekening pembelian seperti yang digunakan pada metode phisik, sehingga setiap mencatat penerimaan barang dari pembelian akan langsung berpengaruh pada rekening persediaan.
  3. Penjualan akan mencatat pendapatan sebesar  harga jual, mengurangi persediaan dan menambah rekening harga pokok sebasar harga pokok barang yang dijual.

Dengan demikian setiap rekening yang terkait dengan transaksi persediaan akan menunjukan  nilai sesungguhnya, sehingga untuk menampilkan informasi keuangan tidak perlu perhitungan phisik terlebih dahulu. Bukan hanya itu. Aplikasi Komputer akuntansi dapat mengolah data lebih lanjut untuk menghasilkan berbagai macam bentuk informasi yang dibutuhkan.

Baca Juga :