Perhatikan Sebelum Mulai Menghukum Anak Anda

    Home/Pendidikan / Perhatikan Sebelum Mulai Menghukum Anak Anda
Perhatikan Sebelum Mulai Menghukum Anak Anda

Perhatikan Sebelum Mulai Menghukum Anak Anda

Posted in Pendidikan gjlkc 0

Perhatikan Sebelum Mulai Menghukum Anak Anda

Sebelum menghukum anak, ada minimal 5 urusan yang butuh Anda perhatikan, yaitu:

Pertimbangkan Urgensi Anda guna Memberi Hukuman
Sebelum mulai menghukum anak, Anda butuh menanyakan untuk diri kita sendiri; “perlukah hukuman itu diberikan?”. Hukuman untuk anak jangan Anda “obral” sembarangan. Jika kita terlalu tidak jarang memberi hukuman walau anak melulu melakukan kekeliruan kecil, anak dapat tumbuh menjadi seorang pembantah.

Untuk menghindari urusan tersebut, Anda butuh memikirkan secara matang perihal urgensi pemberian hukuman pada anak Anda. Jangan beri anak hukuman guna sesuatu yang sepele.

Kenali Watak dan Kepribadian Anak Anda
Masing-masing anak mempunyai watak dan jati diri yang berbeda. Mengenali watak dan jati diri anak kita merupakan hal yang sangat urgen saat berkeinginan menghukum anak.

Pemberian hukuman yang untuk anak yang berwatak keras kepala pasti harus bertolak belakang dengan anak yang cengeng dan manja. Akan tetapi, ada sejumlah katagori anak yang “sulit” guna dihukum, contohnya anak-anak yang sensitif atau merasa rendah diri. Jika salah memberi hukuman, kita dapat menciptakan mereka menjadi individu yang tertutup dan penakut.

Jangan Langsung Memberi Hukuman Berat
Berikanlah hukuman secara bertahap untuk anak Anda. Anak bakal mulai memahami batasan dan aturan yang jangan dilanggar seiring dengan pemberian hukuman. Oleh sebab itu, tidak boleh langsung memberi hukuman keras pada si kecil ketika ia melakukan kekeliruan kesatu.

Hukumlah anak secara bertahap dengan mempertimbangkan hal kebiasaan dan besarnya kekeliruan yang dilakukan. Apabila si kecil terbiasa membuat kekeliruan kecil yang sama berulang kali, Anda barangkali harus menambah porsi hukuman untuk memunculkan efek jera.

Jauhi Segala Bentuk Kekerasan
Bagaimanapun, tindak kekerasan pada anak tidak bisa dibenarkan. Didiklah anak Anda guna menjauhi kekerasan dengan teknik tidak menghukum anak memakai kekerasan. Statistik mengindikasikan bahwa orang tua yang menjadi pelaku kekerasan pada anak tidak jarang kali pun adalahkorban kekerasan di masa silam. Memutus rantai ini ialah hal yang mesti Anda kerjakan sebagai orang tua yang bertanggung jawab.

Penting untuk disalin bahwa kekerasan pada anak tidak terbatas pada tindak pemukulan saja, namun juga dapat berupa verbal abuse, atau mental abuse.

Selalu Pikirkan Dampak Jangka Panjang
Anak ialah makhluk yang senantiasa berkembang dan menyerap segala jenis perilaku serta nilai-nilai yang terdapat di sekitarnya. Pemberian hukuman yang tidak proporsional akan memunculkan efek psikis jangka panjang untuk si kecil.

Oleh karena itu, Anda mesti tidak jarang kali memikirkan akibat jangka panjang dari hukuman yang kita berikan. Biasakanlah guna selalu bertukar pikiran bersama pasangan sebelum kita menjatuhkan hukuman pada anak.

Dari kelima poin di atas, dapat diputuskan bahwa menghukum anak ternyata tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Dengan pemberian hukuman yang tepat, Anda bisa mempererat jalinan emosi antara diri kita dengan sang buah hati sekaligus menanamkan benih-benih edukasi karakter yang paling vital untuk masa depannya nanti.

Sumber : http://klinikabudzdorov.ru/bitrix/rk.php?id=18&event1=banner&event2=click&event3=1+%2F+%5B18%5D+%5BMAIN_BLUE%5D+%C1%E0%ED%ED%E5%F0+%ED%E0+%E3%EB%E0%E2%ED%EE%E9+%CC%EE%F1%EA%E2%E0&goto=http%3A%2F%2Fwww.pelajaran.co.id