Penyebab kekurangan vitamin C saat puasa

    Home/Kesehatan / Penyebab kekurangan vitamin C saat puasa
Penyebab kekurangan vitamin C saat puasa

Penyebab kekurangan vitamin C saat puasa

Posted in Kesehatan gjlkc 0

Puasa selama bulan Ramadhan dapat sangat bermanfaat bagi kesehatan jika dilakukan dengan benar. Nah, menjaga tubuh Anda sehat adalah salah satu kewajiban Anda saat puasa. Itu sebabnya Anda perlu memastikan bahwa tubuh Anda menerima asupan nutrisi yang diperlukan, termasuk fakta bahwa Anda telah memenuhi asupan vitamin C selama puasa.

Vitamin C adalah salah satu nutrisi yang fungsinya penting bagi tubuh. Vitamin C membantu meningkatkan daya tahan dan mencegah flu saat Anda sedang puasa. Jadi apa saja gejalanya jika tubuh Anda kekurangan vitamin C saat puasa? Apa yang bisa dilakukan untuk mencegah hal ini?

Penyebab kekurangan vitamin C saat puasa

Vitamin C sangat diperlukan untuk melakukan berbagai fungsi vital vital. Oleh karena itu, perlu untuk mengambil jumlah vitamin C yang tepat. Jumlah vitamin C yang dibutuhkan oleh tubuh adalah sekitar 45-75 mg sehari. Jumlah ini harus disesuaikan dengan kebutuhan setiap orang, yang salah satunya dilihat berdasarkan usia dan tingkat aktivitas fisik.

Kekurangan vitamin C biasanya terjadi karena kebiasaan makan saat puasa, seperti tidak makan buah dan sayuran. Lebih jauh lagi, merokok dan mengonsumsi makanan yang digoreng juga akan mengurangi kadar vitamin C dalam darah.
Gejala kekurangan vitamin C saat puasa

Jika Anda salah satu dari orang-orang yang ingin memperhatikan perubahan fisik, ini mungkin langkah pertama untuk mencegah kekurangan vitamin C selama puasa berikutnya. Berikut ini adalah gejala kekurangan vitamin C selama puasa yang harus Anda perhatikan:

  • Tubuh mudah lelah karena kekurangan energi.
    Nyeri otot dan sendi.
    Memar yang mudah.
    Ada bintik-bintik merah di kulit.
    Kulit kering, kasar dan bersisik.
    Rambut kering, bercabang dan terkulai.
    Pembengkakan dan perubahan warna pada gusi.
    Pendarahan mendadak dan tak terduga dari gusi.
    Gingivitis (radang gusi).
    Mimisan.
    Mudah sakit / tertular penyakit dari orang lain, karena sistem kekebalannya melemah.
    Gangguan pencernaan.
    Lukanya sembuh sejak lama.
    Penurunan berat badan

Bagaimana mencegah kekurangan vitamin C saat puasa

Anda bisa mendapatkan nutrisi dan vitamin C paling banyak dari buah dan sayuran. Makanan alami akan memberi tubuh Anda sumber nutrisi yang paling melimpah, sehingga walaupun banyak orang memilih untuk mengonsumsi suplemen untuk mendapatkan lebih banyak vitamin dalam tubuh mereka, tetapi pada kenyataannya sumber vitamin dan mineral terbaik yang dibutuhkan tubuh adalah buah dan sayuran alami. Pastikan Anda makan buah dan sayuran untuk berbuka puasa atau sahur yang kaya akan vitamin C.

Buah-buahan yang kaya vitamin C adalah jambu biji, jeruk, pepaya, kiwi, stroberi, nanas, dan mangga. Atau dimakan utuh atau diubah menjadi jus. Tapi pastikan Anda menyiapkan jus alami, jangan tambahkan gula. Sedangkan sayuran kaya vitamin C seperti brokoli, kol, paprika, cabai dan sayuran hijau lainnya.

Jangan lupa untuk memperhatikan metode memasak, karena metode memasak yang tidak benar benar-benar akan mengurangi kandungan nutrisi dalam buah-buahan dan sayuran yang Anda konsumsi.

baca juga :