Pengertian Pendidikan

            Istilah Pendidikan adalah terjemahan dari bahasa Yunani yaitu paedagogie. Paedagogie asal katanya PAIS yang artinya” Anak” dan AGAIN adalah “membimbing”. Jadi paedagogie berati bimbingan yang diberikan kepada anak. Orang yang memberikan bimbingan kepada anak disebut PAEDAOG. Dalam perkembangan istilah pendidikan/paedagodie berarti Bimbingan atau pertolongan yang diberikann dengan sengaja oleh orang dewasa agar dia menjadi dewasa.

Pengertian Pendidikan

            Kemudian selanjutnya dari beberapa pengertian dan istilah-istilah tentang sosiologi dan pendidikan yang telah diuraikan di atas. Berikut ini beberapa pengertian dari sosiologi pendidikan menurut beberapa ilmuan seperti:[4]

  1. Menurut H.P Fairchild dalam bukunya “Dictionary of Sociology” dikatakan bahwa : Sosiologi pendidikan adalah sosiologi yang diterapkan untuk memecahkan masalah-masalah pedidikan yang fundamental.
  2. Menurut Prof. DR.S.Nasution, M.A.,Sosiologi pendidikan ialah ilmu yang berusaha untuk mengetahui cara-cara mengendalikan proses pendidikan untuk mengembangkan kepribadian individu agar lebih baik.
  3. Menurut F.G. Robbins dan Brown, Sosiologi pendidikan ialah ilmu yang membicarakan dan menjelaskan hubungan-hubungan sosial yang mempengaruhi individu untuk mendapatkan dan mengorganisasikan pengalaman. Sosiologi pendidikan mempelajari kelakuan sosial serta prinsip-prinsip untuk mengontrolnya.
  4. Menurut E.G. Payne, Sosiologi pendidikan ialah studi yang komprehensip tentang segala aspek pendidikan dari segi ilmu sosiologi yang diterapkan.
  5. Tujuan Sosiologi Pendidikan

            Dari beberapa pengertian yang dikemukakan dapat disebutkan beberapa konsep tentang tujuan sosiologi pendidikan, yaitu sebagai berikut:[5]

 

  1. Sosiologi pendidikan bertujuan menganalisis proses sosialisasi anak, baik dalam keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
  2. Sosiologi pendidikan bertujuan menganalisis perkembangan dan kemajuan sosial.
  3. Sosiologi pendidikan bertujuan menganalisis status pendidikan dalam masyarakat.
  4. Sosiologi pendidikan bertujuan menganalisis partisipasi orang-orang terdidik/berpendidikan dalam kegiatan sosial.
  5. Sosiologi pendidikan bertujuan membantu menentukan tujuan pendidikan.
  6. Menurut E.G. Payne, sosiologi pendidikan bertujuan utama memberikan kepada guru-guru (termasuk kepada peneliti dan siapapun yang terkait dalam pendidikan) latihan-latihan yang efektif dalam bidang sosiologi sehingga dapat memberikan sumbangannya secara cepat dan tepat kepada masalah pendidikan.

Adapun tujuan daripada sosiologi pendidikan di Indonesia ialah :[6]

  1. Berusaha memahami peranan sosiologi daripada kegiatan sekolah terhadap masyarakat, terutama apabila sekolah ditinjau dari segi kegiatan intelektual.
  2. Untuk memahami seberapaka jauhkah guru dapat membina kegiatan sosial anak didiknya untuk mengembangkan kepribadian anak.
  3. Untuk mengetahui pembinaan ideologi Pancasila dan Kebudayaan nasional Indonesia dilingkungan pendidikan dan pegajaran.
  4. Untuk mengadakan integrasi kurikulum pendidikan dengan masyarakat sekitarnya agar supaya pendidikan mempunyai kegunaan praktis dalam masyarakat, dan Negara seluruhnya.
  5. Untuk menyelidiki fator-faktor kekuatan masyarakat, yang bisa menstimulir pertumbuhan dan perkkembangan kepribadian anak.
  6. Memberi sumumbangan yang positif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
  7. Memberi pegangan terhadap penggunaan  sebagaiprinsif-prinsif sosiologi untuk mengadakan sosiologi sikap dan kepribadian anak didik.

sumber :

https://silviayohana.student.telkomuniversity.ac.id/my-tamagotchi-forever-apk/