Pengantar, Pendekatan Teori dan Metode Psikologi Lingkungan

    Home/Pendidikan / Pengantar, Pendekatan Teori dan Metode Psikologi Lingkungan
Pengantar, Pendekatan Teori dan Metode Psikologi Lingkungan

Pengantar, Pendekatan Teori dan Metode Psikologi Lingkungan

Posted in Pendidikan gjlkc 0

Pengantar, Pendekatan Teori dan Metode Psikologi Lingkungan

Latar belakang Sejarah Psikologi Lingkungan

 

Diperkenalkannya Field Theory oleh Kurt lewin yang menjadi salah satu langkah awal dari teori yang mempertimbangkan interaksi antara lingkungan dengan manusia.

Pengantar, Pendekatan Teori dan Metode Psikologi Lingkungan

Terdapat istilah lain yang mendahului istilah Psikologi Lingkungan antara lain Ekologi Psikologi yang berkembang tahun 1943 oleh Lewin. Pada tahun 1947, Rober Barker Dan Herbet Wright memperkenalkan seting perilaku (Behavior setting) suatu unit ekologi kecil yang melingkupi perilaku manusia sehari-hari. Istilah Psikologi Arsitektur (Architectural psychology) pertama kali diperkenalkan ketika konferensi pertama di Utah pada tahun 1961 dan tahun 1966. Jurnal yang diterbitkan pada tahun 1960an pun banyak yang menggunakan istilah psikologi Lingkungan dan perilaku (Environmental and behavior). Baru pada tahun 1968, Harold Proshanky dan William Ittelson memperkenalkan program tingkat doctoral di bidang Psikologi Lingkungan (Environmental Psychology) di CNUY (City Univercity of NewYork).

Definisi Psikologi lingkungan

Psikologi lingkungan adalah ilmu kejiwaan yang mempelajari perilaku manusia berdasarkan pengaruh dari lingkungan tempat tinggalnya, baik lingkungan sosial, lingkungan binaan ataupun lingkungan alam.

Heimstra dan Mc Farling menyatakan bahwa psikologi lingkungan adalah disiplin yang memperhatikan dan mempelajari hubungan antara perilaku manusia dengan lingkungan fisik.

Gulidfor mendefinisikan psikologi Lingkungan sebagai studi dari transaksi di antara individu dengan setting fisiknya.

Canter dan Craik mengatakan bahwa psikologi lingkungan adalah area psikologi yang mealakukan konjungsi dan analisi tentang transaksi dan hubungan antara pengalaman dan tindakan-tindakan yang berhubungan dengan lengkungan sosio-fisik.

Soedjatmoko, seorang ahli sosiologi, mengungkapkan harapannya untuk mengangkat mawas diri dari tingkat moralisme semata-mata ke tingkat pengertian psikologis dan historis dan mengenai perilaku manusia. Dalam hal ini beliau memberikan pengertian tentang moralisme dan perilaku seseorang sangat dipengaruhi oleh psikologishistoris suatu lingkungan, tempat orang tersebut bersosialisasi dengan masyarakat binaannya.

Sementara Hardjowirogo, seorang antropolog, menulis bahwa tidak ada jaminan akan keefektifan mawas diri. Ungkapan itu telah surut menjadi sekadar penghias buah bibir.

Lingkup Psikologi Lingkungan

 

Ruang lingkup Psikologi lingkungan tidak hanya member perhatian terhadap manusia, tempat serta perilaku dan penglaman manusia dalam hubungannya dengan setting fisik namun juga membahas rancangan(desain), organisasi dan pemaknaan, ataupun hal-hal yang lebih spesifik seperti ruang-ruang, bangunan-bangunan, ketetanggaan, rumah sakit danruang-ruangnya, perumahan, serta seting-seting pada lingkup yang bervariasi lainnya. Sosiologi Lingkungan merupakan cabang ilmu yang amat dekat dengan psikologi Lingkungan. Dan terdapat jenis-jenis lingkungan dalam psikologi social yang juga banyak digunakan dalam psikologi lingkungan, diantaranya adalah:

  1. Lingkungana alamiah, seperti: lautan, hutah dan sebagainya
  2. Lingkungan buatan/binaan, seperti: jalan raya, prumahan dan sebagainya
  3. Lingkungan social
  4. Lingkungan yang dimodifikasi
  5. Dua jenis ingkungan pertama adalah istilah yang lazim digunakan dalam psikologi Lingkungan.

Sementara itu Veitch dan Arkkelin menetapkan bahwa Psikologi Lingkungan merupakan suatu area dari pencarian yang bercabang dari sejumlah disiplin seperti biologi, geologi, psikologi, hokum, geografi, ekonomi, sosiologi, kimia, fiska, sejarah, filsafat serta sub disiplin dan rekayasanya.

Ambient Condition & Architectural Features

Dalam hubungannya dengan lingkungan fisik Wrighstman dan Deaux membedakan dua bentuk kualitas lingkungan diantaranya:

Ambient Condition

Merupakan Kualitas fisik dari keadaan yang mengelilingi individu seperti sound, cahaya, warna,kualitas suara, teperatur, dan kelembaban.

Architctural Features

Merupakan setting-setting yang bersifat permanen. misalnya didalam suatu ruangan yang diantaranya terdapat dinding, lantai, atap dan sebagainya.

 

Artikel Terkait: