Pengabdian Masyarakat Prodi Teknik Lingkungan Ubhara Jaya

Pengabdian Masyarakat Prodi Teknik Lingkungan Ubhara Jaya

Pengabdian Masyarakat Prodi Teknik Lingkungan Ubhara Jaya

Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, program studi Teknik Lingkungan

Universitas Bhayangkara Jakarta Raya (Ubhara Jaya) melakukan pengabdian masyarakat dengan menghelat kegiatan bertajuk ”Aksi Baik untuk Lingkungan”.

Kurangnya ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai resapan air dan tidak memadainya saluran drainase menjadi masalah di Perumahan Mutiara Gading Timur RT 003 RW 033, Mustika Jaya, Kota Bekasi. Untuk membantu menyelesaikan masalah serta mendukung program pembuatan lubang resapan biopori oleh pemerintah setempat, prodi Teknik Lingkungan Ubhara Jaya menghelat kegiatan itu dengan sosialisasi lubang resapan biopori.

Dalam sosialisasi dipaparkan mengenai pentingnya daerah resapan air, masalah sampah

di pemukiman, biopori sebagai alternatif metode untuk meningkatkan resapan air dan mengolah sampah organik. Kegiatan ini melibatkan dosen, mahasiswa, perwakilan warga, dan karang taruna di lingkungan sekitar.

”Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dan menjaga daerah resapan air,” ujar dosen prodi Teknik Lingkungan Ubhara Jaya, Sophia Shanti, didampingi dalam keterangan tertulisnya.

Ya, masalah banjir tidak hanya melanda wilayah kota Bekasi, tetapi juga diberbagai kota di Indonesia. Penyebabnya karena semakin berkurangnya daerah resapan air.

Sebagian besar lahan hijau sebagai daerah resapan air di perkotaan telah beralih fungsi menjadi bangunan dan jalan. Dengan berkurangnya daerah resapan air, hujan yang turun tidak meresap kembali ke dalam tanah melainkan mengalir di permukaan.

Bila jumlah air permukaan meningkat dan saluran drainase tidak dapat menampung debit air

yang masuk, maka air meluap menjadi banjir. Selain banjir, masalah lain yang sering dialami adalah kekeringan di musim kemarau yang diakibatkan sedikitnya air hujan yang mengisi kembali rongga tanah.

Pembuatan lubang biopori merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah banjir dan sampah. Biopori adalah rongga di dalam tanah yang terbentuk akibat aktivitas akar tanaman dan organisme yang hidup di dalam tanah.

 

Sumber :

https://ruangseni.com/