METODE PENDEKATAN GEOGRAFI

    Home/Pendidikan / METODE PENDEKATAN GEOGRAFI
METODE PENDEKATAN GEOGRAFI

METODE PENDEKATAN GEOGRAFI

Posted in Pendidikan gjlkc 0

METODE PENDEKATAN GEOGRAFI

METODE PENDEKATAN GEOGRAFI

METODE PENDEKATAN GEOGRAFI

Pendekatan keruangan

Pendekatan yang termaksud pendekatan keruangan adalah :

  1. Pendekatan topik
  2. Pendektan aktivitas manusia
  3. Pendekatan regional
  4. Pendekatan ekologi

Pendekatan ekologi adalah suatu metodelogi untuk menganalisis suatu gejala atau masalah geografi dengan menerapkan konsep dan prinsip ekologi. Pandangan dan penelaahan ekologi yang di arahkan kepada manusia sebagai makhluk hidup dengan lingkungan alam.

  1. Pendekatan kronologi

Pendekatan kronologi dapat di gunakan untuk mengkaji dinamika dan perkembangan gejala geografi di daerah atau wilayah tertentu.

  1. Pendekatan sistem

Pendekatan sistem merupakan pendekatan yang komprehensif, karena meninjau gejala atau masalah dari berbagai komponen atau aspek yang membentuk sistem gejala atau masalah tersebut.

  1. Langkah – langkah penelitian geografi
  2. Perumusan masalah dan tujuan penelitian
  3. Penyusunan hipotesis penelitian
  4. Pembentukan populasi dan penarikan sampel
  5. Teknik pengumpulan data
  6. Analisis dan interpretasi data
  7. Penarikan kesimpulan hasil penelitian.
  8. prinsip –prinsip geografi
  9. Gejala geografi dalam kehidupan sehari – hari

Ddi muka bumi terdapat beberapa gejala alam yang dapat menghambat aktivitas manusia dan tidak dapat di kendalikan oleh manusia. Beberapa gejala alam yang mempengaruhi kehidupan manusia antara lain, kondisi iklim, gempa bumi vulkanisme, dan bentuk medan atau bentuk permukaan bumi.

  1. Prinsip geografi dan unsur geografi

  2. Prinsip persebaran

           Prinsip persebaran adalah suatu gejala atau fakta yang tersebar tidak merata di permukaan bumi yang meliputi bentang alam, tumbuhan, hewan, dan manusia.

  1. Prinsip interelasi

           Prinsip interelasi adalah suatu hubungan saling keterkaitan dalam ruang antara gejala yang satu dengan gejala yang lainnya.

  1. Prinsip deskripsi

            Prinsip dskripsi adalah penjelasan lebih jauh mengenai gejala – gejala yang di selidiki atau di pelajari.

  1. Prinsip kronologi

             Prinsip kronilogi adalah gejala, fakta, ataupun masalah geografi di sutu tempat yang di tinjau berdasarkan sebaran, interelasi, interaksi, dan intregasi dalam ruangan tertentu.

             Dalam geografi terdapat unsur pokok yaitu wilayah alam dan wilayah manusia

  1. Wilayah alam

Wilayah alam tidak dianamis dan tidak mengalami perubahan secara cdepat biala dibandingkan dengan wilayah manusia. Wilayah alam meliputi lingkungan alam dan bentang alam .

  1. Kekuatan, seperti rotasi bumi, revolusi bumi, gravitasi, dan perubahan cuaca.
  2. Proses – proses, seperti erosi, desimentasi, sirkulasi air, dan vulkanisme.
  3. Unsur – unsur fisik, topologi, dan biotik.
  4. Wilayah manusia (huamn realm)

         Wilayah manusia mengalami perubahan yang lebih cepat dan bersifat dinamis. Wilayah manusia meliputi lingkungan sosial, bentang alam budidaya, dan masyarakat. Contoh lingkungan sosial adlaha fakto – faktor kebiasaan, tradisi, hukum, dan kepercayaan. Sedangkan contoh bentang alam budidaya adalah hutan buatan, danau buatan, perkebunan, dan persawahan.

  1. Struktur geografi
  2. Fakta geografi merupakan kejadian nyata. Contohnya, gempa bumi di yogjakarta, dan tsunami di aceh.
  3. Distibusi ruang menunjukkan tempat kejadian itu terjadi.
  4. Skala peta menunjukkan perbandingan jarak sebenarnya.
  5. Asosiasi real menunjukkan hubungtan antar tempat yang memungkinkan terbentuknya wilayah formal.
  6. Wilayah formal merupakan wilayah yang di tandai dengan asosiasi real berupa lingkungan fisik (guung dan sungai), biotik (utan,sawah, dan kebun) dan sosial (masyarakat dan wilayah administrasi).
  7. Interaksi keruangan menunjukkan adanya hubungan antara suatu fakta dengan fakta yang lain dalam suatu runag atau wilayah. Melalui hubungan timbal balik, biasanya dan timbul fakta baru.
  8. Wilayah fungsional adalah wilaya – wilayah penting yang sangat erat kaitannya dengan objek kejadian.
  9. Tata geografi
  10. Pengaruh unsur fisik
  11. Iklim dan cuaca
  12. Air
  13. Relief dan tanah
  14. Hasil tambang dan mineral
  15. Pengaruh unsur topologi
  16. Pengaruh letak
  17. Letak astronomis

      Letak astronomis adalah letak suatu tempat di hubungkan dengangaris lintang dan garis bujur yang membentuk suatu sistem koordinat.

       Garis lintang adalah garis – garis paralel pada bola bumi yang sejajar dengan ekuator ( khatulistiwa ).

       Garis bujur (meridian) adalah demua garis yang menghubungkan kutup utara dan kutubb selatan, tegak lurus pada garis lintang.

        Meridian utama (prime meridian) adalah meridian greenwich sebagaimana disepakati bersama oleh negara – negara peserta kongres meridian internasional di washington tahun 1884.

  1. letak geologis

         letak geologis adalah letak suatu daerah atau negara berdasarkan struktur batuan yang ada di kulit bumi.

  1. Letak geomorfologis

         Letak geomorfologis adalah letak yang berdasarkan morfologi muka bumi suatu tempat.

  1. Letak geografis

         Letak geografis adalah letak suatu daerah dilihat dari kenyataan atau posisi daerah tersebut di bumi di bandingkan dengan posisi daerah lain.

  1. Letak maritim

         Letak maritim adalah letak suatu tempat di tinjau dari sei kelautan.

  1. Letak ekonomis

          Letak ekonomis adalah letak suatu wilayah ditinjau dari aktivits dan interaksi ekonomi wilayah tersebut denagn wilyah lain.

  1. Letak sosiokultural

          Letak sosiokultural adalah letak berdasarkan keadaan sosial dan budaya suatu daerah yang berkaitan dengan daerah sekelilingnya.

  1. Pengaruh luas dan bentuk
  2. Pengaruh batas

Sumber: https://duniapendidikan.co.id/