menurut  Muhammad  Ali  As-Shabuni   dalam  ensiklopedia   islam  bahwa   puasa sedikitnya mempunyai empat  hikmah yaitu:

o   Sarana Pendidikan bagi manusia agar tetap bertaqwa, membiasakan diri untuk patuh, terhadap perintah Allah SWT, penghambaan diri terhadap Allah SWT.

o   PendidIkan jiwa dan membiasakan diri untuk tetap sabar dan tahan terhadap segala penderitaan   demi menempuh dan melaksanakan perintah Allah.  Menahan diri  dari segala keinginan dan hawa nafsunya

o   Merupakan sarana menumbuhkan sayang dan rasa persaudaraan terhadap orang lain sehingga terdorong membantu dan menyantuni orang yang tidak berkecukupan.

o   Dapat  menanamkan   dalam  diri  manusia   rasa   takwa   kepada  Allah   SWT  dengan senantiasa  menjalankan   perintahnya   dalam  keadaan   sembunyi-sembunyi  maupun terang-terangan.

        Dari beberapa hikmah dari puasa itu sendiri, puasa mampu memberikan manfaat yang signifikan pada kemampuan mental atau jiwa yang mana dari suplay positif itu puasa mampu mengelola cara berpikir dalam otak sehingga memiliki pengendalian yang tinggi. Maka dari situlah tercipta algoritma penikiran yang positif, yang terbangun kokoh. Ditambah lagi, puasa dalam konteks agama memang dianggap memiliki nilai spiritualitas yang tinggi.

Adapun beberapa manfaatnya adalah :

o   Melatih Kesabaran

o   Melatih diri untuk mengendalikan diri dari hal-hal negatif (Amarah, dengki, dll)

o   Menguatkan kemauan

o   Mengajari dan membantu bagaimana menguasai diri

o   Mewujudkan dan membentuk ketaqwaan yang kokoh dalam diri, yang ini merupakan hikmah puasa yang paling utama. Firman Allah Ta ‘ala : “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa. ” (Al-Baqarah: 183)

o   Mengosongkan Hati Hanya Untuk Berfikir Dan Berdzikir.

o   Hubungan psikologis berupa komunikasi dengan Allah akan meningkat pesat

RECENT POSTS