Mengurangi Kesenjangan Daerah Tertinggal Melalui Pendidikan

    Home/Pendidikan / Mengurangi Kesenjangan Daerah Tertinggal Melalui Pendidikan
Mengurangi Kesenjangan Daerah Tertinggal Melalui Pendidikan

Mengurangi Kesenjangan Daerah Tertinggal Melalui Pendidikan

Posted in Pendidikan gjlkc 0

Mengurangi Kesenjangan Daerah Tertinggal Melalui Pendidikan

Mengurangi Kesenjangan Daerah Tertinggal Melalui Pendidikan

Mengurangi Kesenjangan Daerah Tertinggal Melalui Pendidikan

Direktorat Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Ditjen PDT) Kementerian Desa

, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada tahun 2019 memberikan bantuan ruang kelas sekolah sebanyak 60 unit yang tersebar di 9 Provinsi, 15 Kabupaten.

Melalui bantuan ini diharapkan bisa mengurangi kesenjangan di sektor pendidikan di daerah tertinggal. Menurut Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Ditjen PDT, Priyono, ada 15 Kabupaten yang mendapat bantuan ruang kelas sekolah tahun ini.

Daerah tersebut yakni di Kabupaten Nias, Nias Barat, Lombok Timur, Sumba Barat

, Sampang, Solok Selatan, Alor, Nunukan, Parigi Moutong, Bima, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Halmahera Barat, Sorong, dan Halmahera Timur.

Baca Juga:

Kemenag Geser Materi Khilafah dari Mata Pelajaran Fikih ke Sejarah
Pimpinan MPR Pertanyakan Revisi Konten Khilafah di Buku Pelajaran Agama

“Bantuan dari Kemendes PDTT ini sifatnya membantu mengurangi kesenjangan

, karena daerah tertinggal masih luas. Masih banyak daerah yang belum difasilitasi agar memenuhi standar pelayanan minimum. Misalnya di Alor dan Lombok Timur,” kata Priyono di Jakarta, kemarin.

Kata Priyono, bentuk bantuan berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan pemerintah daerah. Untuk bantuan pembangunan ruang kelas sekolah, rata-rata ukuran 7×9 meter. Ruang belajar seluas itu bisa menampung 25 sampai 30 siswa.

 

Sumber :

https://civitas.uns.ac.id/kasiono/retro-music-player/