Mendikbud Sebut Zonasi Bukan Hanya untuk PPDB Saja

    Home/Pendidikan / Mendikbud Sebut Zonasi Bukan Hanya untuk PPDB Saja
Mendikbud Sebut Zonasi Bukan Hanya untuk PPDB Saja

Mendikbud Sebut Zonasi Bukan Hanya untuk PPDB Saja

Posted in Pendidikan gjlkc 0

Mendikbud Sebut Zonasi Bukan Hanya untuk PPDB Saja

Mendikbud Sebut Zonasi Bukan Hanya untuk PPDB Saja

Mendikbud Sebut Zonasi Bukan Hanya untuk PPDB Saja

Kebijakan zonasi yang diterapkan sejak tahun 2016 menjadi pendekatan baru yang dipilih

pemerintah untuk mewujudkan pemerataan akses pada layanan dan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengimbau agar pemerintah daerah dapat turut memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait kebijakan zonasi.

Mendikbud kembali menegaskan bahwa pendekatan zonasi tidak hanya digunakan

untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) saja, tetapi juga untuk membenahi berbagai standar nasional pendidikan.

“Mulai dari kurikulum, sebaran guru, sebaran peserta didik, kemudian kualitas sarana prasarana. Semuanya nanti akan ditangani berbasis zonasi,” disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pada Rapat Koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan jajarannya di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jakarta, Jumat, 14 Juli 2019.

“Penerapan sistem zonasi untuk pemerataan pendidikan yang berkualitas sehingga diharapkan

dapat mengatasi persoalan ketimpangan di masyarakat,” tambahnya.

Segera, redistribusi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan akan menggunakan pendekatan zonasi, hal ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan kualitas pendidikan.

Menurut Mendikbud, setiap sekolah harus mendapatkan guru-guru dengan kualitas yang sama baiknya. Rotasi guru di dalam zona menjadi keniscayaan sesuai dengan amanat Undang-Undang.

“Pemerataan guru diprioritaskan di dalam setiap zona itu. Apabila ternyata masih ada kekurangan, guru akan dirotasi antarzona. Rotasi guru antarkabupaten/kota baru dilakukan jika penyebaran guru benar-benar tidak imbang dan tidak ada guru dari dalam kabupaten itu yang tersedia untuk dirotasi,” terangnya.

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/KYN9XSD