Manfaat puasa secara umum:

o   Mengistirahatkan Saluran Cerna

o   Bisa Menurunkan Berat Badan

o   Mencegah Hipertensi

o   Meningkatkan Imunitas

o   Menekan Kadar Kolesterol

o   Mengendalikan Gula Darah

o   Mempertahankan tubuh dari toksinasi

o   Mencegah berbagai kemungkinan penyakit yg disebabkan oleh makanan

o   Meningkatkan kesadaran rasa

o   Melatih pikiran jernih (Psikologis terjaga)

o   Membantu proses autolisis (proses autolisis yang oleh sebagian ahli dipandang sebagai program pengaturan mekanisme selular organ-organ tubuh ini, autolisis akan berfungsi dalam pembuangan sel-sel yang sudah rusak dan mati, (Erma D.K/Majalah Chic)

Puasa Dapat Membentuk Pikiran Yang Positif

Puasa sering dilaksanakan sebagai ibadah yang melatih manusia untuk memperoleh kemampuan pengendalian diri. Kemampuan pengendalian diri merupakan ciri unik manusia yang membedakan dirinya dengan binatang.

Kemampuan untuk dapat mengendalikan diri merupakan wujud dari sebuah kharakter yang tangguh. Dengan demikian, sebuah tesis yang bisa diajukan adalah bahwa puasa dapat menawarkan fungsinya sebagai pendidikan karakter. Sebelum mengiluminasi kontribusi puasa dalam pendidikan karakter, setidaknya dua terminologi memerlukan elaborasi,yakni; pendidikan dan karakter.

Dalam hadist  yang diriwayatkan oleh Muslim,  dari  Abu Hurairah  r.a ,  katanya Rasullullah bersabda ”Allah ’Azza wa Jalla berfirman: ”Setiap amal anak Adam teruntuk baginya kecuali  puasa,  puasa  itu adalah untuk Ku dan Aku akan memberinya pahala. Puasa   itu   perisai.  Apabla   kamu   puasa   janganlah   kamu   rusak   puasamu   itu   dengan sanggama dan  jangan menghina orang.  Apabila kamu yang dihina atau dipukul  orang, maka katakanlah :”Aku puasa,” Demi Allah yang jiwa Muhammad berada ditangan-Nya, sesungguhnya bau mulut orang puasa lebih harum disisi Allah pada hari kiamat kelak dari pada bau kesturi. Dan bagi orang puasa ada dua kegembiraan. Apabila dia berbuka dia gembira dengan bukaannya dan apabila dia menemui Tuhannya (meninggal) dia gembira dengan puasanya. (Muslim:hadist 1117)

Allah  juga berfirman   tentang   puasa   dalam  beberapa   ayat   dalam Al-Quran   sebagai berikut: Bahwa Puasa adalah wajib hukumnya agar kita dapat menjadi orang yang bertaqwa. Dalam Alquran Qs Al-Baqarah 2:183.Allah berfirman,”  Hai  orang-orang yang beriman,  diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa

Menurut  Quraish Shihab puasa yang dilakukan umat Islam digaris bawahi oleh Al-Quran sebagai ”bertujuan untuk memperoleh taqwa”, Tujuan tersebut tercapai dengan menghayati  arti  puasa  itu  sendiri.  Memahami  dan menghayati  arti  puasa memerlukan pemahaman  terhadap dua  hal  pokok  menyangkut  hakikat  manusia  dan kewajiban   di bumi, Pertama, manusia diciptakan Allah dari tanah, kemudian dihembuskan kepadaNya Ruh ciptaan-Nya dan diberi potensi untuk mengembangkan dirinya hingga mencapai satu tingkat   yang  menjadikannya  wajar   untuk  menjadi   khalifah   (pengganti)  Tuhan  dalam memakmurkan bumi ini, menurut hadis pula bahwa tuhan menciptakan manusia menurut ”petanya”,   dalam  arti  memberikan   potensi   untuk  memiliki   sifat-sifat   sesuai   dengan kemampuannya  sebagai  mahluk.

sumber: https://pesantrenkilat.id/iphone-2019-akan-dibekali-sensor-3d-di-bagian-belakang/