KONSEP, PENDEKATAN, PRINSIP, DAN ASPEK GEOGRAFI

    Home/Pendidikan / KONSEP, PENDEKATAN, PRINSIP, DAN ASPEK GEOGRAFI
KONSEP, PENDEKATAN, PRINSIP, DAN ASPEK GEOGRAFI

KONSEP, PENDEKATAN, PRINSIP, DAN ASPEK GEOGRAFI

Posted in Pendidikan gjlkc 0

KONSEP, PENDEKATAN, PRINSIP, DAN ASPEK GEOGRAFI

KONSEP, PENDEKATAN, PRINSIP, DAN ASPEK GEOGRAFI

KONSEP, PENDEKATAN, PRINSIP, DAN ASPEK GEOGRAFI

Ruang lingkup geografi

  1. Pengertian geografi

        Istilh geografi berasal dari bahasa yunani : geo berarti bumi dan graphein berarti tulisan. Secar harfiah geografi beraarti tulisan tentang bumi. Geografi dapat di definisikan sebgai ilmu yang mempelajariatau mengkaji segala sesuatu yang ada di permukaan bumi, seperti penduduk, flora, fauna, iklim, udara, dan segala interaksinya.

  1. Ruang lingkup dan ilmu penunjang geografi
  2. Ruang lingkup geografi

         Secara garis besar, seluruh kajian objek geografi dapat di bedakan atas dua aspek utama, yaitu aspek fisik dan aspek sosial. Aspek fisik meliputi aspek kimiawi, biologis, astronomis, dan sebagainya.

            Interaksi eografi dengan ilmi-ilmu lain melahirkan disiplin ilmu baru, contoh disiplin limu baru hasil interaksi ilmu geografi dengan ilmu-ilmu lain adalah sebagai berikut :

  1. Interaksi antara geografi dan biologi melahirkan biogeografi
  2. Interaksi antara geografi dan antropologi melahirkan antropogeografi atau etnogeografi
  3. Interaksi antara geografi dan matematika melahirkan geografi-matematik.

Berdasarkan teori lingkungan hidup, permukaan bumi dapat di kelompokkan menjadi tiga bagian :

  1. Lingkungan fisik yaitu segala sesuat di sekitar manusia yang berupa benda tak hidup, contoh, tanah, udara, air, dan sinar matahari
  2. Lingkungan biologis yaitu segala sesuatu di sekitar manusia berupa makhluk hidup, contoh, binatang, tumbuhan, dan manusi itu sendiri
  3. Lingkunagan sosial yaitu segala sesuatu di sekitar manusia yang berwujud tindakan atau aktivitas manusia, baik dalam hubungannya dengan alam maupun interaksi antar manusia.
  4. Ilmu penunjang geografi

Berikut adalah beberapa disiplin ilmu yang sangat erat kaitannya dengan geografi :

  1. Geologi yaitu ilmu yang mempelajari secara keseluruhan : kejadian, struktur, komposisi, sejarah, dan proses pengembangannya
  2. Geofisika yaitu ilmu yang mengkaji sifat-sift bagian dalam bumi dengan metode teknik fisika, seperti mengukur gempa bumi, grafitasi, dan medan magnet bumi
  3. Meteorologi yaitu ilmu yang mempelajari fenomena-fenomena atmosfer seperti, udara, cuaca, suhu, angin.
  4. Astronomi yaitu ilmu yang mempelajari benda-benda langit atau di luar atmosfer bumi, seperti, matahari, bulan, planet, dll.
  5. Biogeografi yaitu studi tentang persebaran makhluk hidup di permukaan bumi.
  6. Geomorfologi yaitu studi tentang bentuk-bentuk muka bumi dan proses yang menghasilkan bentuk-bentuk tersebut
  7. Hidrografi yaitu ilmu yang berhubungan dengan pencatatan, survei, serta pemetaan wilayah perairan seperti laut, danau, dan sungai
  8. Oseanografi yaitu ilmu yang mempelajari lautan seperti sifat air laut, pasang – surut, arus, dan kedalaman
  9. Paleontologi yaitu ilmu yang mengkaji tentang fosil-fosil serta bentuki – bentuk kehidupan di masa purba (prasejarah) yang terdapat di bawah lapisan bumi
  10. Antropogeografi yaitu cabang geografi yang mempelajari penyebaran bangsa- bangsa di muka bumi di lihat dari sudut gegrafi, ilmu ini di sebut juga etnografi
  11. Geografi – matematik yaitu ilmu geografi yng berkenaan dengan bentuk ukuran, serta gerakan bumi : lintang bujur, meridian, paralel, dan luas pemulaan bumi (kadang – kadang di sebut juga geografi teknik)
  12. Geografi – sejarah yaitu cabang geografi bumi yang mempelajari bumi dari sudut sejarah dan perkembangannya

 

  1. Objek studi geografi

  2. Permukaan bumi dan segenap proses yang berlansung di atasnya
  3. Pengorganisasian wilayah dan ruang di muka bumi
  4. Tafsiran bentang alam dan bentang sosial, termaksud budaya perkotaan dan pedesaan
  5. Hubungan manusai dengan lingkungan yang berbed-beda, baik yang merupakan hasil budaya maupun ekonomi
  6. Interaksi manusia denngan proses – proses di permukaan bumi.
  7. Fungsi pelajaran geografi
  8. Mengembangkan pengetahuan tentang pol – pola keruangan dan proses yang berkaitan
  9. Mengembangkan keterampilan dasar dalam memperoleh data dan informasi, mengomunokassikan, dan menerapkan pengetahuan geografi
  10. Menumbuhkan sikap, kesadaraan, dan kepedulian terhadap lingkungan hidup, suber daya serta toleransi terhadap keragaman sosial budaya masyarakat.
  11. Tujuan pembelajaran geografi

               Tuan pembelajaran gegrafi meliputi 3 aspek : pengetahuan, keterampilan , dan sikap yaitu, pengetahuan, keterampilan dan sikap :

  1. Aspek pengetahuan

  2.             Mengembangkan konsep dasar geografi yang berkaitan dengan pola keruangan dan proses – prosesnya
  3.             Mengembangkan pengetahuan tentang sumbaer daya alam, peluang, dan keterbatasan pengetahuan

                                        iii.            Mengembangkan konsep geografi yang berhubungan dengan lingkungan sekitar, wilayah negara, dan dunia.

  1. Aspek keterampilan

  2.             Mengembangkan keterampilan mengamati lingkungan fisik, lingkungan sosial, dan lingkungaan buatan
  3.             Mengembangkan keterampilan mengumpulkan dan mencatat informasi yang bekaitan dengan aspek – aspek keruangan

                                        iii.            Mengembangkan keterampilan analisis dan sintesis terhadap kecenderungan, dan hasil interaksi berbagai gejala geografi

  1. Aspek sikap
  2.             Menumbuhkan kesadaran terhadap perubahan fenomena geografi yang terjadi di lingkungan sekitar
  3.             Mengembangkan sikap melindungi dan bertanggung jawab terhadap lingkunga hidup

                                        iii.            Mengembangkan kepekaan terhadap permasalahan pemanfaatan sumber daya

  1.             Mengembangkan sikap toleranssi terhadap perbedaan sosial dan budaya
  2.             Mewujudkan rasa cinta tanah air dan persatuan bangsa
  3. Konsep geografi
  4. Penghargaan budaya terhadap bumi

Lingkungan alam sebetulnya bukan suatu kombinasi unsur alam yang menuntut adap tasi masyarakat secara ketat dari masa ke masa. Kenyataannya, masyarakat dari waktu ke waktu menafsirkan loingkungan alam dengan sesuai pandangan hidup mereka. Misalnya, pandangan religius sebagian masyarakat suku jawa terhadap pesisir pulau jawa dan hutan donoloyo di wonogiri, jawa tengah, yang di keramatkan di masa lalu.

  1. Konsep regional atau wilayah

Suatu wilayah di pandang memiliki homogenitas dalam hal bentuk bentang alam dan corak kehidupan (mata pencarian dan mentallitas penduduk). Misalnya, daerah wonosiri, provinsi daerah istimewa yogyakarta, merupakan daerah kapur (karst).

  1. Interelasi wilayah

Hubungan antar unsur alam menghasilkan suatu proses yang memberi ciri kusus pada wilayah tersebut. Misalnya, kombinasi yang menguntungkn antara curah hujan, suhu, vegetasi, jenis tanah, dan tofografi di nusa tenggara timur menjadikan wilayah ini sebagai penghasil sapi.

  1. Lokalisasi

Lokalisasi adalah pemusatan kegiatan pada sutu wilayah yang terbatas. Pemusatan ini dapat mnambah fungsi wilayah. Misalnya, surabaya menjadi kota pelabuhan dan lokasi industri perkapalan.

  1. Interaksi keruangan

Kekususan suatau wilayah dapat mendorong suatu kerja sama dan pertukaran jasa dengan wilayah lain. Perbedaan wilayah mendorong interaksi berupa perpindahan manusia (migrasi), perdagangan, dan kebudayaan.

  1. Skala wilayah

Studi geografis dapat berupa mikro. Artinya studi pada wilayah sempit namun kesimpulannya daat di generalisibagi wilayah yang lebih luas.

  1. Konsep perubahan

Geografi mempelajari perubahan pada suatu wilayah, yang berlaku pada saat ini atau masa mendatang. Ada perubahan yang berjangka pendek dan ada perubahan yang berjangka panjang. Perubahan iklim merupakan contoh perubahan yang berjangka panjang, sedangkan perubahan cuaca dan musim merupakan contoh jangka pendek.

                    Berdasrkan tujuh konsep tersebut seorang ahli geografi akan bekerj pada permukaan bumi. Pokok – pokok lain yang perlu di pahami oleh ahli geografi adalah sebagai berikut :

  1. Persebaran gejala – gejala yang ada di permukaan bumi
  2. Hubungan antar gejala yangt satu dengan gejala yang lain di tempat atau wilayah yang sama
  3. Hubungan antar gejala yang satu dengan gejala yang lain di tempat atau wilayah yang berbeda
  4. Efek dari satu atau lebih dari gejala yang ada
  5. Berfariasinya gejala dari suatu tempat ke tempat yang lain
  6. Penyebab suatu gejala yang terjadi pada tempat – tempat tertentu
  7. Pembauran gejala keruangan
  8. Gerakan – gerakan gejala yang tertimbal balik
  9. Penyebab gejala muncul tak teratur
  10. Bentuk jarinagn aneka gejala
  11. Kepadatan dan pengelompokan gejala
  12. Lokasi dan lokalisasi gejala
  13. Persebaran penduduk dan kegiatan penduduk di suatu tempat
  14. Efek kegiatan di satu tempat ke tempat yang lain

Sumber: https://sel.co.id/