Kerusakan Lingkungan Hidup

    Home/Pendidikan / Kerusakan Lingkungan Hidup
Kerusakan Lingkungan Hidup

Kerusakan Lingkungan Hidup

Posted in Pendidikan gjlkc 0

Kerusakan Lingkungan Hidup

Kerusakan Lingkungan Hidup – Kerusakan lingkungan lahan (tanah dan tumbuhan), disebabkan oleh penebangan hutan oleh petani dan pengusaha, berakibat hutan menjadi lahan gundul, hewan banyak yang mati, tanah longsor, banjir dan kekeringan.

Kerusakan lingkungan air, disebabkan oleh pembuangan limbah yang membuat pencemaran air. Kerusakan lingkungan udara, disebabkan oleh pembuangan limbah gas mesin yang membuat pencemaran udara.

Contoh Pelestarian Lingkungan
Tujuan pembangunan disamping membentuk manusia indonesia seluruhnya juga menanggulangi dan melindungi agar sumberdaya alam dan lingkungan senantiasa lestari. Untuk itu penduduk harus:
-Menjaga agar tidak merusak lingkungan
-Memelihara dan mengembangkan agar sebagai sumber daya alam senantiasa tersedia
-Daya peranan (efisien) dan hasil peranan (efektif) harus dilihat di dalam batas-batas yang optimal (paling baik)
-Tidak mengurangi kemampuan dan kelestarian sumber alam lain
-Pilihan pemakaian sumber daya alam peranan persiapan di masa depan.

Rehabilitasi Lahan Kritis
Rehabilitasi (pemulihan) lahan kronis dikerjakan bersama langkah pengelolaan dan pengolahan tanah, sistem irigasi, pola tanam, pemberantasan hama dan gulma, pencemaran air dll.

Rehabilitasi lahan hutan sebab pola ladang berubah dikerjakan bersama langkah berikan pengarahan perihal kerugian ladang berubah kepada para peladang. Penertiban kawasan hutan, sosialisasi aturan, larangan dan sanksi, kepada seluruh penduduk baik para pengusaha yang miliki hak penebangan hutan maupun penduduk tradisional yang hidup di dekat hutan.

Mencegah Pencemaran Air
Melindungi tata air bersama langkah rehabilitasi hutan lindung, pencegahan rusaknya hutan, perluasan hutan, menghambat erosi untuk daerah yang hujannya tinggi, pengawetan tanah. Melindungi sungai dari pencemaran limbah buangan rumah tangga, industri. Membuat peresapan air hujan untuk daerah yang padat pemukimannya.

Mengawasi sistem pembuangan limbah ke laut, sistem penangkapan ikan bersama racun dan pertolongan karang laut.

Mencegah Pencemaran Udara
Terutama kawasan industri dan kota-kota besar di jawa, sumatera dan kalimantan sudah dikerjakan pengawasan tingkat pencemaran pabrik dan kendaraan bermotor.

Kendaraan bermotor yang banyak mengeluarkan asap dilarang di lebih dari satu daerah khusus di perkotaan. Hal itu seluruh dikerjakan agar lingkungan hidup kita tidak tambah rusak.

Sumber : https://www.biologi.co.id/6-ciri-ciri-makhluk-hidup/

Baca Juga :