Kemendikbud Imbau Pemerintah Provinsi Bersinergi dalam UN

Kemendikbud Imbau Pemerintah Provinsi Bersinergi dalam UN

Kemendikbud Imbau Pemerintah Provinsi Bersinergi dalam UN

Sebagai bentuk menyukseskan penyelenggaraan Ujian Nasional 2017, Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengimbau pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dapat bersinergi jelang penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Nizam, Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Kapuspendik) Kemendikbud mengatakan pelaksanaan UN menjadi lebih efisien dan nyaman jika setiap sekolah saling mendukung. Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud pada tahun 2016.

“Tahun ini terdapat lebih dari 30 ribu sekolah, dengan 3,6 juta siswa akan mengikuti UNBK

. Nizam berharap, proses pengadaan komputer di sekolah jangan dikhususkan untuk penyelenggaraan UNBK, tetapi untuk proses belajar mengajar di sekolah. “Sekolah yang belum memiliki fasilitas komputer atau lab komputer dapat bersinergi dengan sekolah yang sudah memiliki fasilitas tersebut,” kembali ditegaskan Nizam.

Imbauan bertujuan untuk mendorong sekolah agar saling berbagi dalam bentuk fasilitas dan material pelaksanaan UNBK. Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), I Wayan Koster turut mengatakan. “Disinilah peran pemerintah, khususnya pemerintah provinsi dan kabupetan/kota. Kita harus memiliki pemahaman kebersamaan untuk memajukan pendidikan nasional,”jelas Wayan di Desa Penglipuran, Bali, Sabtu (4/2).

I Wayan juga menyampaikan akan mendorong pemerintah daerah untuk melakukan koordinasi

khusus untuk melakukan pemetaan sekolah yang belum memiliki komputer dan yang sudah memiliki komputer agar dapat bersinergi dengan sekolah yang telah memiliki fasilitas komputer. Ia turut berharap di tahun 2018 semua sekolah di Indonesia sudah siap semua menyelenggarakan UNBK.

Sementara itu, untuk persiapan pelaksanaan UN dan USBN di Provinsi Bali, Kepala UPT Balai Pembangunan Teknologi Pendidikan, Ni Made Metti Utama menuturkan, Dinas Pendidikan Provinsi Bali telah melakukan koordinasi dengan membentuk tim melibatkan unsur perguruan tinggi serta lembaga pendidikan lainnya.

“Kami melakukan pendataan mana sekolah yang sudah siap melakukan UNBK dan juga mana sekolah yang belum siap melakukan UNBK. Nantinya sekolah yang belum siap tersebut dapat berkolaborasi dengan sekolah yang sudah siap untuk melaksanakan UNBK,” jelas Metti.

 

Baca Juga :