Apel merupakan nama pohon sekaligus nama buah yang dihasilkan yang berasal dari genus malus. Pohon apel memiliki ketinggian berkisar antara 3 sampai 12 meter dengan tajuk lebar dan memiliki banyak ranting, memiliki daun bentuk lonjong dengan ukuran panjang sekitar 5 cm – 12 cm dan lebar sekitar 3 cm – 6 cm, memiliki bunga dengan warna putih agak merah muda. Buah apel biasanya memiliki kulit buah berwarna merah jika telah masak, namun ada juga yang memiliki kulit buah berwara hijau, kuning atau agak merah muda ketika masak. Kulit buah apel agak lembek, daging buahnya agak keras dan juga didalam daging buah terdapat beberapa biji.

Apel berasal dari Asia Tengah, dan kemudian banyak dibudidayakan di berbagai negara yang memiliki suhu udara dingin, nama ilmiah pohon apel adalah Malus domestica. Biasanya buah apel di konsumsi secara langsung atau saat mentah tanpa dimasak dahulu, namun apel sering dibuat saus apel, minuman sari buah apel, keripik, atau jenis makanan yang lainnya.

Sejauh ini ada sekitar 7.500 lebih kultivar apel yang tersebar di daerah beriklim sedang maupun tropis. Apel memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi dalam setiap 100 gram-nya yaitu Energi 218 kJ (52 kcal); Karbohidrat 13.81 g; Gula 10.39 g; Serat pangan 2.4 g; Lemak 0.17 g; Protein 0.26 g; Air 85.56 g; Vitamin A equiv. 3 µg; Tiamin (Vit.B1) 0.017 mg; Riboflavin (Vit.B2) 0.026 mg; Niasin (Vit.B3) 0.091 mg; Asam Pantotenat (B5) 0.061 mg; Vitamin B6 0.041 mg; Folat (Vit.B9) 3 µg; Vitamin C 4.6 mg; Kalsium 6 mg; Besi 0.12 mg; Magnesium 5 mg; Fosfor 11 mg; Kalium 107 mg; Zink 0.04 mg dan berbagai senyawa lainnya. Karena kandungan tersebut apel memiliki manfaat seperti dapat mengurangi risiko terserang kanker (seperti kanker prostat, kanker usus besar, kanker paru-paru) dan masih banyak manfaat apel yang lainnya. Biji apel sedikit beracun karena memiliki sedikit kandungan amigdalin yaitu sejenis glikosida sianogen, namun racun ini tidak cukup berbahaya bagi kesehatan manusia.

Baca Juga: