Jabar Tingkatkan SDM Atlet, Pelatih Hingga Wasit

    Home/Pendidikan / Jabar Tingkatkan SDM Atlet, Pelatih Hingga Wasit
Jabar Tingkatkan SDM Atlet, Pelatih Hingga Wasit

Jabar Tingkatkan SDM Atlet, Pelatih Hingga Wasit

Posted in Pendidikan gjlkc 0

Jabar Tingkatkan SDM Atlet, Pelatih Hingga Wasit

Jabar Tingkatkan SDM Atlet, Pelatih Hingga Wasit

Jabar Tingkatkan SDM Atlet, Pelatih Hingga Wasit

BANDUNG – Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)

XIX/2016 mendatang, Jawa Barat yang ditunjuk sebagai tuan rumah terus berupaya melakukan persiapan.

Apalagi, pada PON nanti Jawa Barat sendiri mengusung untuk meraih juara umum sesuai dengan visi dan misinya ‘Jabar Kahiji’.

Terhitung sejak Februari hingga November 2014 ini, Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Jawa Barat melalui Seksi Tenaga Keolahragaan memiliki jadwal yang cukup padat dengan berbagai programnya.

Dimulai dengan pendataan Sumber Daya Manusia (SDM),

mulai dari atlet, pelatih hingga wasit.

Beberapa pelatihan bagi para pelatih cabang olahraga (cabor) se-Jabar telah dilakukan pada Februari lalu sebagai salah satu upaya untuk dapat meningkatkan seluruh para atletnya.

Selanjutnya pada Maret, pelatihan secara spesifik kepada pelatih cabang olahraga pencak silat dengan menggelar kegiatan pendataan dan pengelolaan data keolahragaan.

Selain itu, dilanjutkan menggelar pelatihan untuk seluruh pelatih dari seluruh 11 cabor yang dibina Disorda Jabar, terdiri dari Pencak Silat, Atletik, Taekwondo, Karate, Panahan, Gulat, Judo, Dayung, Sepaktakraw, Senam dan Angkat Besi.

“Selama tiga hari kami mengadakan pembinaan bagi pelatih secara spesifik, dimulai dari cabor Pencak Silat. Sebelum kedepannya cabor-cabor lain,” ujar Kepala Seksi Tenaga Keolahragaan Disorda Jabar, Asep Supriatna.

Asep mengatakan, maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan

tersebut hanya untuk mendata SDM yang tersebar di seluruh Jawa Barat.

Selain itu, kata dia, agar seluruhnya terakomodir dengan baik, apalagi jika ditangani pelatih potensial, diharapkan akan terlahir atlet-atlet Jabar yang potensial juga.

Sementara pada acara peningkatan fasilitas melalui pelatih Pencak Silat yang diikuti 86 peserta dari Kab/kota Se-Jabar itu kata Asep, Disorda Jabar bekerjasama dengan Pengda IPSI Jabar.

“Bagi para peserta yang ikut pelatihan mendapat lisensi sebagai pelatih di daerah,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu juga, para peserta kerap memberikan masukan, berupa permintaan kegiatan serupa dapat dilakukan secara periodik, minimal 2 tahun sekali, sesuai dengan kalender di Pengda.

“Kegiatan ini juga sebagai persiapan Jabar menjelang pelaksanaan PON XIX/2016 di Jabar. Sehingga sebagai tuan rumah, bukan hanya menyiapkan sarana dan venue, namun juga SDM atau aparat keolahragaan yang profesional,” jelasnya.

Asep menambahkan, kriteria yang harus dimiliki pelatih, meliputi usia, pendidikan formal minimal S1, pengalaman dan pernah membawa prestasi dari atlet yang dibinanya.

Namun yang lebih penting, kata dia, pelatih harus jadi panutan bagi para atletnya mengingat saat ini masih adanya pelatih yang temperamental.

“Seorang pelatih harus itu harus ‘Coach Is Art’, (harus memiliki seni melatih,red). Namun pujian dan marah perlu juga dilakukan, asal pada saat yang tepat serta bertujuan untuk kemajuan si atlet,” paparnya.

Sedangkan materi yang diberikan pada pelatihan tersebut, yakni mengenai ilmu kepelatihan berupa psikologi, mekanika gerak disesuaikan cabor, praktek dan metedologi kepelatihan.

Selain memberikan pelatihan bagi pelatih, pihaknya berencana akan menggelar kegiatan bagi wasit. Sehingga ke depan, wasit yang dimiliki Jabar, mengalami regenerasi.

“Kami menginginkan wasit ada regenerasi. Dan Alhamdulillah wasit di Jabar usianya masih muda-muda, namun cukup berpengalaman, yang bukan hanya untuk lokal kejuaraan di Jabar, tapi sudah ada yang ikut ke PON dan Sea Games,” pungkasnya.(MG)

 

Sumber :

https://scalar.library.yorku.ca/lawyer/circular-definition–types—functions—sections—examples?t=1560326783593