Fungsi Pajak Dalam Suatu Negara

    Home/Pendidikan / Fungsi Pajak Dalam Suatu Negara
Fungsi Pajak Dalam Suatu Negara

Fungsi Pajak Dalam Suatu Negara

Posted in Pendidikan gjlkc 0

Fungsi Pajak Dalam Suatu Negara

Fungsi Pajak Dalam Suatu Negara

Pajak telah diakui sebagai salah satu sumber penerimaan negara, sebagai salah satu sumber penerimaan negara, pajak memiliki beberapa fungsi, diantaranya adalah sebagai berikut.

Fungsi pajak sebagai Alat Pemerataan Pendapatan (Fungsi Distribusi)

Pajak yang sudah menjadi pendapatan utama negara digunakan untuk membiayai pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan.
Pemakaian pajak untuk pembangunan harus dilakukan dengan adil dan merata ke segenap penjuru wilayah NKRI, tidak hanya terpusat pada satu wilayah saja. Selain untuk pembangunan pajak juga dipakai untuk pemberian subsidi kepada rakyat miskin, misalnya subsidi BBM, Subsidi Pupuk untuk para petani Indonesia.

Kemudian, untuk mrngatasi tingginya tingkat kesenjangan pendapatan masyarakat yang masih kategori miskin dengan masyarakat yang sudah dalam kategori kaya, pemerintah dapat melakukan peningkatan tarif pajak pada seuruh penjualan barang-barang mewah.

Fungsi pajak sebagai sumber Pendapatan Negara (Fungsi Budgeter)

Pada saat sekarang, pajak merupakan sumber terbesar pendapatan negara.  Indonesia pernah menggantungkan pendapatan pada sektor migas,  hal ini dapat terlihat salah satunya pada APBN tahun 2001.

Namun, Karena harga migas menurun dan produksinya juga sudah tidak seimbang dengan jumlah konsumsi masyarakat dalam negeri, maka pemerintah mengambil keputusan untuk mengalihkan perhatian pada sektor pajak sebagai sumber pendapatan negara.

Bagaimana cara pemerintah menjadikan pajak menjadi sebuah sumber pendapatan negara yang utama? Langkah yang dilakukan pemerintah adalah dengan memperbaiki tata cara perpajakan.

Fungsi pajak sebagai Alat untuk Menstabilkan Ekonomi (Fungsi Stabilisasi)

Pajak dapat digunakan untuk menstabilkan kondisi perekonomian negara, Apa contohnya pajak digunakan untuk menstabilkan perekonomian? Contohnya ketika negara mengalami inflasi maka pemerintah dapat meningkatkan tarif pajak yang tinggi, Mengapa dengan meningkatkan tarif pajak dapat mengatasi inflasi? Hal ini karena dengan meningkatkan tarif pajak maka jumlah uang yang beredar dapat berkurang.

Sebaliknya jika negara mengalami deflasi (kelesuan ekonomi) maka pemerintah mengatasinya dengan menurunkan tarif pajak . Dengan menurunkan tarif pajak, maka jumlah uang yang beredar dapat meningkat, sehingga kelesuan ekonomi yang ditandai dengan sulitnya pengusaha memperoleh modal dapat teratasi dengan baik.

Fungsi Pajak sebagai  Alat Pengatur Kegiatan Ekonomi (Fungsi Regulasi)

Pajak dapat digunakan pemerintah untuk mengatur kegiatan ekonomi negara. Contohnya, apabila suatu negara bermaksud meningkatkan daya saing barang dalam negeri, maka negara tersebut dapat menurunkan tarif pajak ekspor, dengan menurunnya tarif pajak ekspor maka barang dalam negeri dapat terjual dengan harga yang lebih murah.

Selanjutnya dengan harga yang lebih murah, maka negara lain menjadi lebih berminat untuk membeli barang atau produk tersebut. Sebaliknya, apabila Negara bermaksud untuk melindungi industri dalam negeri, maka negara dapat melakukan peningkatan tarif pajak impor terhadap seluruh barang yang sudah dapat diproduksi di dalam negeri.

Sedangkan untuk seuruh bahan baku industri yang masih mengimpor dari negara lain, pemerintah dapat menetapkan tarif pajak impor yang rendah atau bahkan tidak memungut pajaknya sama sekali.


Baca Artikel Lainnya: