Dr. Sunatra Luncurkan Buku Pendidikan Politik

    Home/Pendidikan / Dr. Sunatra Luncurkan Buku Pendidikan Politik
Dr. Sunatra Luncurkan Buku Pendidikan Politik

Dr. Sunatra Luncurkan Buku Pendidikan Politik

Posted in Pendidikan gjlkc 0

Dr. Sunatra Luncurkan Buku Pendidikan Politik

Dr. Sunatra Luncurkan Buku Pendidikan Politik

Dr. Sunatra Luncurkan Buku Pendidikan Politik

BANDUNG-Di sela-sela kesibukannya sebagai anggota DPRD

Provinsi Jawa Barat, Dr. Sunatra, SH, MS berhasil menyelesaikan sebuah buku berjudul, “Pendidikan Politik Kewarganegaraan setebal 442 halaman.

“Insya Allah buku ini akan dibedah oleh Profesor H. Asep Warlan Yusuf pada tanggal 2 Mei 2016, bertepan dengan Hari Pendidikan Nasional di Gedung Indonesia Menggugat,” kata Dr. Sunatra di ruang kerjanya, Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis (28/4) kepada jabarprov.go.id.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Daerah

Pemilihan Jawa Barat Satu yang meliputi Kota Bandung dan Kota Cimahi itu mengatakan, penulisan naskah buku tersebut bermula dari bahan perkuliahan pendidikan politik di FKIP Universitas Pasundan dan materi perkuliahan di Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia sejak tahun 2008.

“Mengingat pendidikan politik sangat penting tidak saja bagi kalangan persekolahan atau lembaga pendidikan formal, juga bagi kalangan masyarakat luas, bagi partai politik dan bagi pemerintah itu sendiri, terutama bagi pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat

itu mengatakan, dirinya sebagai praktisi di partai politik sangat dirasakan perlunya pendidikan politik bagi masyarakat luas, tidak saja dalam politik praktis, misalnya jelang Pemilu Legislatif (pemilu untuk memilih anggota DPR, DPD dan DPRD), pemilihan presiden dan wakil presiden dan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (pemilihan gubernur wakil gubernur, bupati wakil bupati dan walikota wakil walikota) yang dikenal dengan sebutan Pilkada, tetapi lebih jauh dari itu, adalah untuk menanamkan nilai, norma dan etika politik untuk membina dan mengembangkan sistem politik dan pemerintahan yang berlaku.

“Sehingga diharapkan warga negara melek politik,” katanya. (enal)

 

Sumber :

https://www.lapor.go.id/profil/1783719