Agenda Global Bidang Perumahan dan Permukiman

    Home/Pendidikan / Agenda Global Bidang Perumahan dan Permukiman
Agenda Global Bidang Perumahan dan Permukiman

Agenda Global Bidang Perumahan dan Permukiman

Posted in Pendidikan gjlkc 0

Agenda Global Bidang Perumahan dan Permukiman

Agenda Global Bidang Perumahan dan Permukiman

Agenda Global Bidang Perumahan dan Permukiman

Sebagai bagian dari sistem masyarakat internasional, penyelenggaraan
perumahan dan permukiman di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari beberapa
agenda global yang terkait dengan bidang perumahan dan permukiman,
khususnya Agenda 21 tentang pembangunan berkelanjutan dan Agenda Habitat.
Merupakan tantangan bagi Indonesia yang telah ikut bersepakat untuk
melaksanakan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan secara bertahap,
sebagaimana telah dideklarasikan secara bersama dalam koordinasi The United
Nations Conference on Environment and Development di Rio de Janeiro pada
tahun 1992, apalagi Agenda 21 tersebut telah memiliki Agenda khusus Sektor
Permukiman. Disamping itu adalah komitmen Indonesia di dalam pelaksanaan
Agenda Habitat yang diprakarsai oleh UNCHS, yang semakin konkrit dengan
Deklarasi Habitat-II (Deklarasi Istanbul), bahwa masalah hunian merupakan
kebutuhan dasar manusia dan sebagai hak bagi semua orang untuk menempati
hunian yang layak dan terjangkau (Shelter for All). Disamping itu di dalam
Agenda 21 maupun Deklarasi Habitat II tersebut juga telah dinyatakan perlunya
pembangunan yang mengedepankan strategi pemberdayaan (enabling strategy)
di dalam penyelenggaraan perumahan dan permukiman.

Indonesia juga menyepakati Deklarasi Millenium dan Deklarasi “Cities Without
Slums Initiative”
, yang juga sama-sama mengamanatkan pentingnya upaya
pewujudan daerah perkotaan yang terbebas dari permukiman kumuh. Untuk
aktualisasi Deklarasi tersebut perlu ditindaklanjuti dengan langkah-langkah
konkrit untuk mewujudkan kawasan permukiman yang bebas dari kekumuhan
dengan tanpa menggusur, yang mengedepankan strategi pemberdayaan melalui
pelibatan seluruh unsur pelaku pembangunan dan menempatkan masyarakat
sebagai pelaku utama, apalagi di dalam Deklarasi Millenium juga telah
ditargetkan rencana pencapaian kinerja yang signifikan sampai tahun 2020.
Upaya penanganan permukiman kumuh ini adalah bagian yang paling prioritas
dan strategis untuk mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat, aman,
harmonis dan berkelanjutan guna mendukung terbentuknya masyarakat yang
mandiri, berjatidiri, dan produktif.