2020, Digital Service Mendominasi Revenue XL Axiata

2020, Digital Service Mendominasi Revenue XL Axiata

2020, Digital Service Mendominasi Revenue XL Axiata

Awal tahun 2019 ini,sejumlah provider di Indonesia masih terus

melakukan perbaikan dari segi kinerja dan pendapatan. Mengingat di tahun 2018 kinerja operator mengalami negative growth hingga semester pertama 2018. Baik dari sisi pendapatan (-12,3%) dan juga EBITDA (-24,3%).

Penurunan pendapatan dirasakan oleh salah satu provider yakni XL Axiata.

“Kami memiliki strategi jitu untuk meningkatkan kinerja dan pendapatan

. Infrastruktur jaringan telekomunikasi terus kita bangun. Tak hanya jaringan, XL Axiata juga fokus pada bisnis digital,” ujar Chief Enterprise and SME Officer XL Axiata Kirill Monkovski disela acara Selular Business Forum 2019 yang digelar di Balai Kartini, Jakarta.

Dikatakan Kirill, XL Axiata akan berkerjasama dengan perusahaan digital seperti Google dan YouTube.

“Kami akan mengakuisisi perusahaan digital melalui Axiata Digital Services,” ucapnya.

Kiril meyakini bahwa pertumbuhan operator saat ini kurang baik

, bukan hanya di Indonesia tetapi juga dunia.

“Rasio profitabilitas atau Return on Equity (ROE) industri telekomunikasi turun dari 8% pada 2017 menjadi 6% di 2018. Padahal, investasi misalnya untuk 5G ataupun IoT terus meningkat,” paparnya.

Berdasarkan data internal XL, Total value yang dimiliki XL Axiata pada 2015 lalu mencapai USD 3,090 Miliar atau setara Rp 43.828.560.000.000.000. Angka value tersebut mencakup bisnis konektivitas dan digital service.

 

Sumber :

https://www.selasar.com/question/25919/Bagaimana-Cara-Download-Titanium-Backup-Pro-Apk-Mod