#KREDIT MOTOR Baru, DP PALING MURAH: YAMAHA-HONDA-SUZUKI Jakarta-Depok-Tangerang-Bekasi # COD-Jangan-Bayar-Sebelum-Motor-Datang
#KREDIT MULTIGUNA JAMINAN BPKB MOBIL-MOTOR, RATE MULAI 0,83% #Mobil: 2001-UP #Motor: 2009-UP
SMS/TELP 24 Jam, 0898 - 6833 - 076 Cukup sms, Kami Telpon Balik
SMS: NAMA # KOTA # TYPE-TAHUN - Contoh: FATMAWATI # JOGLO-JAKARTA # HONDA-VARIO 150-BARU

Syarat Mudah, Proses Cepat, Angsuran Ringan, Leasing Resmi(Tbk.), Aman, dan Terpercaya, #Sabtu-Minggu Tetap Kami Layani

Tips Mengatasi Oversteer Saat Mengemudi Mobil

tips-mengatasi-oversteer-mobil-kredit angsuran pinjaman gadai bpkb mobil

Jakarta: Bagi Anda yang sering menggunakan kendaraan roda empat atau mobil, mungkin pernah mengalami kejadian oversteer ini.

Lantas apa sih yang dimaksud dengan istilah oversteer ini?. Menurut Boy Falatehansyah, Instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), oversteer yaitu kebalikan dari understeer, yaitu slip yang terjadi pada roda belakang, oleh sebab dari akselerasi yang tiba-tiba atau pengereman pada saat menikung. Sehingga daya cengkeram ban belakang hilang.

Untuk kasus oversteer ini beban mobil akan pindah ke depan sehingga ban belakang menjadi kehilangan daya cengkeram dan akan membuat mobil tak terkendali serta berpotensi menabrak pada bagian samping kendaraan. Bahayanya pada bagian samping kendaraan memiliki perlindungan yang kurang baik, jika dibanding bagian depan atau belakang mobil.

“Penanganan oversteer hampir mirip dengan penanganan understeer dan yang terpenting tidak panik, jangan injak pedal rem dan pedal gas, jangan pindahkan posisi tangan di setir. Bila kendaraan transmisi manual injak pedal kopling (free whell) tahan hingga kendaraan terkendali. Jika transmisi otomatis dan belum menggunakan sistem traction control arahkan tuas transmisi ke posisi netral. Counter sterr/membalas setir (untuk pertama kali) ke arah slip kemudikan ke arah tujuan, lakukan hingga kendaraan terkendali,” jelas Boy.

Untuk mengantisipasi agar kendaraan Anda tidak mengalami oversteer yang harus dilakukan adalah perhatikan kecepatan terutama saat Anda berbelok, memperhatikan jarak aman untuk memberikan waktu reaksi pada kendaraan Anda. Memperhitungkan kondisi cuaca dan jarak pandang, memperhatikan situasi sekitar dan memanfaatkan kaca spion serta lampu sein sebelum berbelok.

“Jangan menginjak gas atau rem secara mendadak, zig-zag antar jalur dan jangan berasumsi bahwa pengemudi lain akan berhenti untuk kendaraan Anda, serta yang paling penting adalah jangan kehilangan kesabaran,” tutupnya.

Sumber: otomotif.metrotvnews.com

Yang Mungkin Anda Lewatkan :