#KREDIT MOTOR Baru, DP PALING MURAH: YAMAHA-HONDA-SUZUKI Jakarta-Depok-Tangerang-Bekasi # COD-Jangan-Bayar-Sebelum-Motor-Datang
#KREDIT MULTIGUNA JAMINAN BPKB MOBIL-MOTOR, RATE MULAI 0,83% #Mobil: 2001-UP #Motor: 2009-UP
SMS/TELP 24 Jam, 0898 - 6833 - 076 Cukup sms, Kami Telpon Balik
SMS: NAMA # KOTA # TYPE-TAHUN - Contoh: FATMAWATI # JOGLO-JAKARTA # HONDA-VARIO 150-BARU

Syarat Mudah, Proses Cepat, Angsuran Ringan, Leasing Resmi(Tbk.), Aman, dan Terpercaya, #Sabtu-Minggu Tetap Kami Layani

Tips Membeli Motor dan Mobil Secara Kredit

tips-kredit-Kredit Pinjaman Dana Tunai Jaminan Gadai BPKB Mobil Motor

Mempunyai kendaraan pribadi sudah pasti menjadi keinginan setiap orang, karena transportasi merupakan bagian penting dalam aktivitas sehari-hari. Memiliki kendaraan sendiri berarti memperlancar aktivitas karena Anda bisa mengaturnya sesuai keperluan. Tapi tidak semua orang mampu membeli kendaraan secara tunai. Ketersediaan dana menjadi alasan utama untuk membeli kendaraan dengan cara kredit. Dengan memberikan uang muka, data gaji atau penghasilan tetap dan syarat adiministrasi lainnya, Anda bisa membawa mobil atau motor idaman pulang.

Selain bank, sekarang banyak perusahaan pembiayaan (multifinance) yang menyediakan fasilitas kredit. Anda tentu ingin mendapatkan kendaraan impian sesuai kebutuhan dan terhindar dari risiko kesulitan keuangan di kemudian hari. Apalagi jika Anda bermaksud kredit mobil dengan dana besar dibanding motor. Berikut tips jitu kredit mobil agar keuangan tetap aman:

Pilih Kendaraan Sesuai Kebutuhan
Anda pasti telah membayangkan jenis mobil yang Anda butuhkan. Petimbangkan kepraktisan mobilisasi dan ekonomisnya selain kapasitas penumpang/angkutan dan ketersediaan garasi. Sebaiknya hal ini didiskusikan dengan anggota keluarga lain. Jangan pernah mengutamakan gengsi ketimbang fungsi.

Survei Harga
Setelah Anda memutuskan jenis mobil yang diinginkan maka langkah berikutnya adalah mencari tahu berapa harga terbaik yang ditawarkan. Anda dapat menanyakan beberapa dealer yang menjual mobil yang Anda inginkan.

Pilih Sumber Pembiayaan yang Tepat
Anda bisa memilih bank atau lembaga pembiayaan. Masing-masing punya kelebihan dan kekurangan. Pada umumnya, bank menetapkan bunga yang lebih kecil ketimbang multifinance. Hanya syarat dan proses persetujuan kredit dari bank jauh lebih ketat. Begitu pun sebaliknya.

Bank lebih kompromi bila Anda mengalami kesulitan membayar cicilan. Kemungkinan untuk melakukan jadwal ulang atau restrukturisasi kredit jauh lebih terbuka. Namun bank hanya memberikan pembiayaan sebesar 70% untuk jenis mobil, sedangkan lembaga pembiayaan sebesar 75%. Anda juga bisa membandingkan dengan bank syariah dan lembaga pembiayaan syariah. Keduanya bahkan menawarkan pembiayaan sebesar 80% hingga 85%. Peraturan Bank Indonesia memang berbeda untuk lini bisnis syariah. Kedua lembaga syariah ini dapat dijadikan sebagai prioritas Anda.

Konsultasikan Skema Cicilan
Setelah Anda menjatuhkan pilihan sumber pembiayaan, segera konsultasikan rencana kredit sesuai kemampuan Anda. Jangan terpengaruh dengan petugas penjualannya, andalah yang mengerti kemampuan keuangan sendiri dan yang akan bertanggung jawab hingga masa kredit selesai.

Konsultasikan beberapa hal penting berikut ini:

Uang Muka dan Besar Cicilan
Persiapkan uang muka berdasarkan persentase harga mobil yang secara umum berkisar antara 20-30 persen. Contoh saja, bila harga mobil yang Anda inginkan Rp200 juta, maka paling tidak Anda harus menyiapkan dana sekitar Rp40-60 juta sebagai uang muka. Belum ditambah dengan biaya administrasi dan biaya-biaya lain. Pastikan Anda mempunyai prinsip bahwa uang muka harus lebih dari 20 persen, bahkan bila mungkin di atas 30 persen.

Semakin besar uang muka, maka Anda semakin banyak memiliki kesempatan untuk memilih besaran cicilan dan tenor masa kredit. Jangan sungkan untuk meminta harga diskon untuk memperingan uang muka. Anda juga dapat meminta pembayaran cicilan untuk uang muka.

Masa Kredit
Pastikan masa kredit tidak melebihi usia ekonomis mobil. Sebab, bila telah melebihi empat atau lima tahun, Anda harus banyak mengeluarkan uang ekstra untuk perbaikan. Usia mobil menginjak usia lima tahun merupakan masa perbaikan padahal Anda masih harus membayar uang cicilan. Jadi pengeluaran Anda terancam dua kali lebih banyak.

Suku Bunga
Ada beberapa hal yang harus dipelajari mengenai suku bunga kredit yang ada di pasaran baik di sektor perbankan maupun lembaga pembiayaan. Secara teknis ada dua jenis, suku bunga tetap (flat rate) dan suku bunga mengambang mengikuti bunga pasar (floating rate). Beberapa bank dan lembaga pembiayaan memberlakukan suku bunga tetap di tahun awal masa kredit dan selanjutnya berlaku suku bunga mengambang.

Sediakan Dana Cadangan Untuk Risiko
Meski Anda mampu membayar cicilan melebihi batas minimal dan uang muka di atas 30 persen, sebaiknya Anda juga memikirkan kemungkinan terjadi risiko bila kesulitan keuangan. Oleh karena itu, selain mencicil mobil, sebaiknya tetap menyisihkan sebagian dari penghasilan untuk tabungan khusus bila terjadi risiko tersebut.

Tentukan Asuransi yang Dibutuhkan
Cara lain menanggulangi risiko adalah dengan asuransi. Biasanya sudah termasuk dalam paket penawaran kredit. Untuk hal ini, ada dua jenis asuransi kendaraan yang umumnya ditawarkan, All Risk dan Total Loss Only (TLO). Yang terakhir hanya melindungi kehilangan kendaraan terkait pencurian dengan masa perlindungan sampai dengan 12 tahun.

Sementara untuk All Risk, cakupannya lebih luas lagi. Kendaraan juga akan dilindungi dari risiko kecelakaan, huru-hara dan bencana alam. Jika memilih All Risk, Anda sebenarnya bisa meminta diskon sebesar 10-25% dari premi yang dibayar.

Hindari Membayar Uang Muka dari Pinjaman
Satu hal lagi yang patut Anda hindari adalah jangan menggunakan uang hasil pinjaman dari pinjaman bank atau lembaga keuangan untuk menambah uang muka. Sebab, bila itu terjadi, sama saja Anda memiliki dua kewajiban angsuran dua kali lipat.

Sumber: livingwell.co.id

Yang Mungkin Anda Lewatkan :