#KREDIT MOTOR Baru, DP PALING MURAH: YAMAHA-HONDA-SUZUKI Jakarta-Depok-Tangerang-Bekasi # COD-Jangan-Bayar-Sebelum-Motor-Datang
#KREDIT MULTIGUNA JAMINAN BPKB MOBIL-MOTOR, RATE MULAI 0,83% #Mobil: 2001-UP #Motor: 2009-UP
SMS/TELP 24 Jam, 0896 - 0750 - 2490 Cukup sms, Kami Telpon Balik
SMS: NAMA # KOTA # TYPE-TAHUN - Contoh: FIRMAN # CIRACAS-JAKARTA # SUZUKI-YOUNGSTAR 115-BARU

Syarat Mudah, Proses Cepat, Angsuran Ringan, Leasing Resmi(Tbk.), Aman, dan Terpercaya, #Sabtu-Minggu Tetap Kami Layani

Bolehkah Motor Injeksi Memakai Cairan Penghemat BBM?

Para pemilik sepeda motor sekarang banyak memakai cairan pengirit bbm supaya konsumsinya lebih hemat. Beragam alat penghemat bahan bakar tersedia di pasaran. Salah satunya yakni cairan yang dicampurkan dengan bahan bakar di dalam tangki.

Hal itu bertujuan memaksimalkan proses pembakaran di mesin, sehingga daya mesin lebih optimal. Dengan penggunaan bahan bakar yang sama, kendaraan bisa menempuh jarak lebih jauh.

Namun demikian, hal itu rupanya sangat rentan bagi sepeda motor yang sudah mengadopsi injeksi. Motor injeksi ternyata sangat rawan oleh tersumbatnya kotoran bahan bakar.

“Disarankan, janganlah menggunakan aditif bahan bakar, karena tidak semua aditif bahan bakar dapat bercampur secara homogen dengan bahan bakar. Sebab, terkadang ada aditif yang meninggalkan endapan kotoran menyerupai lendir di dasar tangki bahan bakar,” ujar Ade Khairudin, penggawa bengkel Sinar Jaya Motor, Depok.

Kata dia, jika kotoran tersebut masuk ke saringan bahan bakar, akan memengaruhi pasokan bahan bakar ke pompa bahan bakar. Apabila lubang nosel pada injektor bahan bakar ukurannya sangat kecil, akan sangat mudah tersumbat oleh kotoran yang berasal dari bahan bakar.

Ia pun menyarankan solusi jika Anda tetap kukuh untuk menggunakan aditif bahan bakar.

“Untuk mengujicobanya, sebaiknya coba campurkan bahan bakar dengan aditif terlebih dahulu di sebuah tabung bersih. Lalu, diamkan selama beberapa hari. Jika tidak menimbulkan endapan kotoran, Anda bisa menggunakan aditif tersebut di motor injeksi,” kata dia.

Sumber: otomotif.news.viva.co.id

Yang Mungkin Anda Lewatkan :