#KREDIT MOTOR Baru, DP PALING MURAH: YAMAHA-HONDA-SUZUKI Jakarta-Depok-Tangerang-Bekasi # COD-Jangan-Bayar-Sebelum-Motor-Datang
#KREDIT MULTIGUNA JAMINAN BPKB MOBIL-MOTOR, RATE MULAI 0,83% #Mobil: 2001-UP #Motor: 2009-UP
SMS/TELP 24 Jam, 0896 - 0750 - 2490 Cukup sms, Kami Telpon Balik
SMS: NAMA # KOTA # TYPE-TAHUN - Contoh: FIRMAN # CIRACAS-JAKARTA # SUZUKI-YOUNGSTAR 115-BARU

Syarat Mudah, Proses Cepat, Angsuran Ringan, Leasing Resmi(Tbk.), Aman, dan Terpercaya, #Sabtu-Minggu Tetap Kami Layani

Beberapa Faktor Penyebab Umur Ban Jadi Pendek

Ban adalah salah satu faktor paling penting dalam menjaga keselamatan Anda saat berkendara. Dan para pengendara disarankan agar lebih waspada dan lebih memperhatikan kondisi ban.

“Ban adalah faktor paling penting dikendaraan. Bayangkan bobot berat kendaraan cuma ditopang oleh 4 ban kecil,” kata Sales Training Manager PT Goodyear Indonesia Tbk, Andry Adam.

Andry pun mengingatkan ada 4 hal yang bisa membuat ban mobil cepat aus, dan menjadi tidak layak untuk digunakan. Tapi masih bisa dikontrol supaya mengurangi dampaknya. Penasaran? Cek yang satu ini ya.
umur ban-Solusi Pinjaman Kredit Motor dan Mobil Murah

1. Kecepatan

Buat pengendara harus memperhatikan simbol kecepatan pada ban yang Anda gunakan. Karena tidak satu dan dua pengendara yang tidak mempedulikan simbol pada ban yang tertera pada ban.

Mobil yang berlari terlalu kencang namun spek ban tidak sesuai, otomatis akan memperpendek umur ban.

Berikut daftar simbol dan kecepatan maksimal yang bisa diterapkan.

– Simbol M Kecepatan maksimal 130 km/jam.
– Simbol N Kecepatan maksimal 140 km/jam.
– Simbol P Kecepatan maksimal 150 km/jam.
– Simbol Q Kecepatan maksimal 160 km/jam.
– Simbol R Kecepatan maksimal 170 km/jam.
– Simbol S Kecepatan maksimal 180 km/jam.
– Simbol T Kecepatan maksimal 190 km/jam.
– Simbol U Kecepatan maksimal 200 km/jam.
– Simbol H Kecepatan maksimal 210 km/jam.
– Simbol V Kecepatan maksimal 240 km/jam.
– Simbol W Kecepatan maksimal 270 km/jam.
– Simbol Y Kecepatan maksimal 300 km/jam.
– Simbol ZR Kecepatan maksimal Above 240 km/jam.

2. Keadaan Mekanisme Kendaraan

Satu lagi yang sering dilupakan pengendara ialah melakukan rotasi pada ban. Karena kecenderungan ban akan mengalami aus yang tidak merata. Oleh sebab itu pengendara sangat disarankan untuk melakukan spooring.

Karena setir cenderung membuang ke satu arah, saat sudah berjalan sejauh 10.000 km. Ada beberapa cara perubahan rotasi ban yang benar, di antaranya:

Untuk kendaraan berpenggerak roda belakang dan 4 roda, bisa dilakukan rotasi seperti ban depan kiri diputar ke ban belakang kanan, dan ban depan kanan bisa diputar ke belakang kiri.

Selanjutnya untuk kendaraan berpenggerak roda depan. Bisa diputar seperti ban bekakang kanan ditaruh menduduki posisi kiri depan. Dan ban belakang kiri ditaruh di ban kanan depan. Atau bisa juga ban depan kanan ditaruh di posisi kanan belakang, dan ban depan kiri bisa ditaruh di posisi kiri belakang.

3. Kebiasaan mengemudi

Ban yang cepat aus juga bisa disebabkan oleh sifat agresif pengendara saat berkendara.

Seperti pengendara sering melakukan start yang cepat dan berhenti mendadak. Membelokkan kendaraan dengan cepat, serta pengendara kerap mengendarai kendaraan di antara aspal dan tanah, melalui lubang atau halangan lainnya.

4. Tekanan angin

Nah, hal ini juga kerap dilupakan oleh pengendara. Yaitu tekanan angin yang tidak sesuai. Padahal hal ini cukup mudah, karena pabrikan otomotif sudah memberikan patokan tekanan angin yang tepat di dalam kabin (balik pintu).

Sumber: oto.detik.com

Yang Mungkin Anda Lewatkan :